Pemain Bola Tertua di Dunia, Masih Aktif di Tahun 2021

pemain bola tertua di dunia

Bagi banyak orang mungkin pemain sepak bola berusia tua tidaklah terlalu istimewa, apalagi dengan datangnya bintang-bintang muda yang dianggap lebih bersinar di lapangan. Mereka patut mendapat acungan jempol, dedikasi untuk tetap bermain di lapangan dan mencetak prestasi merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa, terutama untuk lahan karir di dunia olah raga yang dituntut memiliki stamina super ini. Berikut daftar 5 pemain bola tertua di dunia yang masih bermain di lapangan di tahun 2021:

1. Kazuyoshi Miura

Pemain legendaris asal Jepang ini masih tetap berlaga di lapangan meski di Februari 2021 ini dia genap berusia 54 tahun. Miura berangkat ke Brazil untuk belajar sepakbola di usianya yang masih 15 tahun. Dia memulai karir profesionalnya pada tahun 1986 di usia 19 untuk klub sepak bola Santos. Setelah 4 tahun bermain untuk berbagai klub sepak bola Brazil, dia akhirnya memenuhi panggilan jiwanya untuk kembali ke negaranya.

Setelah kembali ke Jepang dia bergabung dengan klub JSL (Japan Soccer League). Pada tahun 1993 dia diumumkan sebagai Pemain Paling Berharga J League. Karirnya di timnas Jepang sebagai superstar sepak bola pertama dari Jepang dimulai pada 1990 hingga 2000. Dia ikut berlaga di Asian Games pada tahun 1990 dan 1994; di Piala Asia pada tahun 1992 dan 1996; dan pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia pada tahun 2000.

Secara keseluruhan, Miura tampil 89 kali di timnas Jepang dan mencetak 55 gol untuk mereka. Dia memiliki penampilan terbanyak untuk Yokohama FC yaitu 277 kali, dan mencetak gol terbanyak untuk Verdy Kawasaki FC, yaitu 100 gol. Dia juga mendapat kehormatan untuk bermain di Genoa sebagai pesepakbola Jepang pertama yang bermain di Italia untuk Serie A musim 1994-95. Semua prestasinya itu belum cukup, kini pesepakbola Jepang ini bermain untuk Yokohama FC sebagai pemain depan.

2. Vitorino Hilton

Pesepakbola profesional Brasil-Filipina ini menempati posisi kedua. Di usia 43 tahun, dia masih mendukung tim Prancis Montpellier HSC sebagai bek. Dia menandatangani kontraknya dengan klub ini pada 2011 dan tampil 305 kali, mencetak 10 gol.

Karir profesionalnya dimulai dengan klub sepak bola Brazil, Chapecoense, pada tahun 1996. Dia mencetak gol pertamanya di musim 2000-01 dalam sebuah permainan untuk Servette FC. Pada tahun 2003 Hilton bermain bersama timnya melawan Zürich, yang merupakan kemenangan 3-1 untuk Servette. Dalam pertandingan itu, Hilton mencetak satu gol yang merupakan gol liga pertamanya. Saat bergabung dengan Montpellier, Hilton sudah berusia 33 tahun. Namun baginya itu merupakan awal yang baru, dia menikmati bermain di lapangan dan memenangkan pertandingan di liga.

3. Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terhebat sepanjang masa, dan saat ini bermain untuk salah satu klub sepak bola terbaik di Italia, Juventus. Pemain asal Italia ini yang masuk dalam daftar nomor 3 dalam pemain bola tertua di dunia saat ini. Sepanjang karirnya, dia telah mencatat rekor terpanjang tanpa kehilangan satu gol pun dalam seluruh sejarah Serie A. Sampai usianya yang saat ini 43 tahun, Buffon telah ikut bertanding lebih dari 1.000 penampilan profesional untuk berbagai tim, tentunya itu merupakan pencapaian yang luar biasa.

Penjaga gawang handal ini memulai karier profesionalnya dengan klub sepak bola Parma. Dia juga telah 17 kali ikut permainan selama bergabung dengan Paris Saint-Germain pada musim 2018-19. Buffon bergabung dengan timnas Italia dari tahun 1997 hingga 2018, dan saat bermain untuk tim tersebut dia berhasil mencatatkan clean sheet terbanyak.

Dari 1998 hingga 2014, ia menghadiri dan bermain di lima turnamen Piala Dunia FIFA. Selain semua prestasinya, dalam daftar FIFA 100 dia juga masuk dalam daftar pemain terbaik dunia pada tahun 2004. Buffon telah memenangkan penghargaan UEFA Club Footballer of the Year yang menjadikannya satu-satunya penjaga gawang yang pernah menerima penghargaan tersebut.

4. Shunsuke Nakamura

Shunsuke Nakamura genap berusia 43 tahun pada Juni 2021. Pemain sepak bola asal Jepang ini memulai karir profesionalnya pada tahun 1997 untuk Yokohama F. Marinos. Selama bergabung dengan tim ini dia telah membuat 338 penampilan. Nakamura juga pernah bermain untuk klub sepak bola Eropa seperti Celtic, Espanyol dan Reginna. Di Tahun 2007 merupakan tahun keberuntungan bagi pesepakbola ini, saat itu dia diumumkan sebagai pemain Jepang pertama yang mencetak gol di Liga Champions UEFA dan Pemain Terbaik SFWA, serta Pemain Terbaik Skotlandia.

Di tahun 2006 dan 2010, dia ikut bertanding pada putaran final Piala Dunia FIFA untuk timnas Jepang. Gelandang serang ini telah ikut bermain sebanyak 98 kali selama kontraknya dengan timnas Jepang antara tahun 2000-2010. Dia berhasil mencetak 24 gol untuk timnas negaranya. Selama karir sepakbolanya hingga kini, Nakamura memiliki daftar prestasi yang panjang. Dia adalah satu-satunya orang yang telah diumumkan sebagai Pemain Paling Berharga J League lebih dari satu kali. Akhirnya di tahun 2019, Nakamura kembali ke Yokohama F. Marinos dan terus bermain untuk tim tersebut.

5. Maxi Rodríguez

Maxi Rodríguez mengawali karir juniornya di Newell’s Old Boys, dan kembali ke klub ini pada karir seniornya. Sepanjang 22 tahun karirnya, dia juga telah bermain untuk banyak klub sepak bola seperti Liverpool (2010-12), Atlético Madrid (2005-10), Espanyol (2002-05), Peñarol (2017-18) dan tentu saja klub sepak bola timnas negaranya dari tahun 2003 hingga 2014.

Di antara semua tim ini, dia membuat penampilan terbanyak untuk Newell’s Old Boys, yakni 228 kali, dan mencetak 77 gol. Saat dia bermain untuk timnas U-20 Argentina, dia memenangkan 2001 FIFA World Youth Championship. Dia mencetak empat gol dalam 5 pertandingan untuk tim. Di tahun 2006, dia menghadiri dan bermain di Piala Dunia FIFA dan berhasil mencetak dua gol untuk Argentina, dalam kemenangan 6-0 melawan Serbia dan Montenegro. Bagi Rodríguez, semua itu belumlah cukup. Hingga usianya yang mencapai 40 tahun di 2021, dia masih tetap berlaga di lapangan.

Dari daftar pemain bola tertua di dunia pada 2021 di atas, menunjukkan dengan bertambahnya usia, para pesepak bola tersebut membuat sederet prestasi pada perjalanan karir mereka. Tentunya, bukan hanya gelaran sebagai pemain bola tertua saja yang patut di catat dari mereka. Dengan kecintaan, dedikasi dan prestasi dari para legenda ini, mereka patut mendapat tempat terbaik dalam catatan sejarah dunia sepak bola.

About the Author: Yanagisawa Misato